TIBA DI KAWASAN WISATA ALAM LAUT PULAU MARSEGU UNTUK BERMALAM

pantai-pasir-putih-pulau-marsegu

Setiba di Taman Wisata Alam Laut Pulau Marsegu, jelas terlihat perbedaan antara tahun 2006 dan saat ini. Dulu tidak ada bangunan satu pun, sunyi dan sepi tetapi sekarang sudah ada jembatan, dan beberapa rumah wisata yang dibangun permanen.

JEMBATAN PULAU MARSEGU

Pulau ini telah dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat terutama Dinas Pariwisata sebagai daerah tujuan wisata, dengan membangun fasiiltas-fasiltas wisata namun belum rampung pembangunan cottage dan pos penjagaan sudah terbentur dengan kasus korupsi.

COTAGE PULAU MARSEGU

POS JAGA PULAU MARSEGU

Menginjakan kaki kembali di Taman Wisata Alam Laut Pulau Marsegu, terkenang saat penelitian dulu menyusuri pesisir pantai pasir putih sampai ke hutan mangrove, mendaki bukit karang sambil mencatat pepohonan yang ada.

Irwanto Forester di bawah Pohon Pongamia pinnata

Saatnya berdiri lagi di atas pasir putih di bawah pohon Kayu Besi Pantai (Pongamia pinnata) untuk berlindung dari cahaya matahari yang terik di Pulau Marsegu. Vegetasi pesisir pantai didominasi oleh Pongamia pinnata jenis tumbuhan yang bijinya bisa dijadikan Biofuel bahan bakar alternatif.

Menjelang malam, beberapa mahasiswa kehutanan sibuk dengan pekerjaan untuk menyediakan makan malam dengan cara yang disebut “Bakar batu”. Sebuah Lubang berukuran diameter satu meter dibuat kemudian dimasukan umbi-umbian dan ditutup dengan batu-batu dari atas selanjutnya dibuat api untuk membakar bagian atasnya dengan kayu-kayu, batang, cabang dan ranting pohon.

BAKAR-BATU

IKAN-BAKAR-2

Sementara yang lain sibuk membuat api untuk membakar ikan yang dibeli tadi siang dari nelayan di sekitar. Setelah semuanya telah matang umbi-umbian dan ikan bakar siap disantap bersama.

kupas kasbi

Makan malam bersama ditemani lampu petromax agar dapat menerangi umbi-umbian, ikan bakar, nasi dan supermie yang masuk ke mulut.

Tidur di pulau marsegu di bawah “tenda biru” untuk berteduh dari dinginnya angin. Namun ada beberapa mahasiswa yang memancing dan menikmati hangatnya air laut pada malam hari dengan berenang.

santai di jembatan pulau marsegu

berenang malam hari di pulau marsegu

Selama di pulau ini beredar cerita di antara mahasiswa bahwa ada seorang wanita penunggu pulau ini yang terlihat pada malam hari mengenakan baju kebaya lokal. Entah ini cerita yang menyeramkan atau hanya sebuah cerita mimpi. Sayangnya saya bukan seorang paranormal yang bisa melihat dengan mata kepala sendiri semua cerita itu.

praktek mahasiswa kehutanan unpatti

Walaupun ada sedikit ketakutan namun akhirnya dapat tidur dengan nyaman di Taman Wisata Alam Laut Pulau Marsegu untuk beristirahat memulihkan tenaga untuk besok melakukan kegiatan praktek mahasiswa kehutanan.

 

Be the first to comment on "TIBA DI KAWASAN WISATA ALAM LAUT PULAU MARSEGU UNTUK BERMALAM"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*