PERJALANAN PERDANA KE KOTA DOBO KABUPATEN KEPULAUAN ARU MALUKU

hotel-grand-aru-1

Perjalanan perdana ke Kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru kali ini memang singkat. Namun cukuplah untuk mengetahui situasi dan kondisi Kota Dobo. Kota Dobo adalah Ibukota Kabupaten Kepulauan Aru, salah satu Kabupaten yang terdapat di Provinsi Maluku.

Salah satu transportasi dari Ambon ke Dobo menggunakaan transportasi udara. Trigana Air merupakan satu-satu airlines yang menghubungkan jalur udara kota ambon sebagai ibu kota Provinsi dan kota dobo.  Mungkin nantinya ada penambahan maskapai penerbangan.

Selama ini jalur penerbangan Ambon-Dobo hanya dilayani satu pesawat terbang milik maskapai Trigana Air berkapasitas 40 tempat duduk. Alternatif lain untuk menuju kota Dobo adalah menuju Kota Tual lalu menggunakan kapal ferry ke Kota Dobo.

 tempat-duduk-trigana-air

Setelah sekitar 2 jam duduk di dalam pesawat akhirnya mendarat juga di bandara Rar Gwamar Dobo. Bandara ini memiliki panjang landasan pacu 1.300 meter tetapi lebarnya hanya 23 meter dan apron bandara yang amat sempit hanya bisa diparkirkan satu pesawat terbang, dengan permukaan aspal, dan ketinggian 50 m di atas permukaan laut.

pemandangan-dari-trigana-air

Kementerian Perhubungan RI merencanakan pelebaran landasan pacu agar bisa didarati pesawat yang ukurannya lebih besar. Bila program pelebaran bandaranya sudah rampung baru akan ajukan lagi permohonan penambahan armada penerbangan ke Dobo.

hotel-grand-aru

Setiba di bandara Rar Gwamar Dobo, hal yang penting adalah mencari angkutan ke tempat tujuan. Kebetulan ada sopir angkot yang menawarkan jasa, sebagai orang baru yang belum tahu kondisi langsung melakukan negosiasi dan menerima tawaran tsb. Kemudian angkot mengantar ke penginapan sesuai petunjuk sopir dan mengantarkan kami ke Hotel Grand Aru.  Tarif menginap satu malam di hotel Grand Aru adalah Rp. 247.500.  terbilang cukup murah sesuai dengan fasilitas dan pelayanannya. Sebenarnya masih ada beberapa hotel lagi di Kota Dobo yang bisa menjadi pilihan tapi pilihan Hotel Grand Aru karena letaknya strategis tersedia warung makan di sekitarnya.

Setelah meletakan barang di dalam kamar hotel kemudian ke kantor Bappeda Kabupaten Kepulauan Aru untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab.

ibu-lussy-pak-olop-aru ketemu-ibu-lussy

Perjalanan kali ini bersama Seorang Dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Bpk. Zainal Abidin Rengifurwarin yang menjabat juga sebagai Pembantu Dekan Bidang Akademik.

Di kantor Bappeda kami bertemu Ibu Lussy dan Pak Olop sebagai Pejabat pada Kantor Bappeda Kepulauan Aru. Beberapa jam di Kantor Bappeda Kabupaten Aru berdiskusi dengan Pak Olop dan Ibu Lussy membicarakan tentang Kawasan Perdesaan yang ditetapkan di Kabupaten Kepulauan Aru.

diskusi-bappeda-aru

Selesai berbincang-bincang dan mengumpulkan data-data saatnya pamit dari Kantor Bappeda Aru. Ini saatnya untuk makan siang walaupun sudah sedikit terlambat. Mencari rumah makan yang menyediakan menu ikan bakar dan ikan kuah kuning.  Sempat berputar-putar dan ternyata ketemu di Rumah Makan “GERAR” Jln. Gosamtian Marbali dengan menu makan ikan bakar, ikan kuah kuning dan seafood lainnya seperti cumi, selain itu terdapat juga Ayam Lalapan. Ketika masuk di rumah makan ini terdapat banyak PNS yang sedang makan disini, ternyata tempat ini dijadikan tempat makan siang bagi PNS di Kota Dobo.

rm-gerar

Makanan ikan bakar dan seafood disini cukup murah biayanya. Menu ikan bakar disini disajikan dengan sambal kecap. Rasanya… Makyus… he he he…
Perut sudah terisi menjadi kenyang, ada waktu tersisa coba melihat-lihat kondisi dari Dobo sampai desa-desa yang ada disana.

Dari desa-desa yang ada di sekitar kota dobo, ada sebuah desa yang bersih dan tertata dengan rapi namanya Desa Durjela.. Desa ini tertata rapi dengan pagar-pagar yang dimiliki tiap rumah penduduk.

Menuju desa-desa sekitar, melewati lahan-lahan bekas kebakaran akibat musim panas yang berkepanjangan. Ternyata disini juga terdapat pohon-pohon sagu dengan potensi sagu yang cukup besar. Banyak pohon kelapa di pesisir pantai yang berpotensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Daerah ini didominasi oleh tempat-tempat wisata pantai dengan potensi laut yang besar.

Setelah lelah berkeliling kembali lagi ke penginapan Hotel Grand Aru untuk beristirahat menjelang matahari terbenam.

pintu-hotel-grand-aru

kamar-hotel-grand-aru

Malam hari tiba, sebelum tidur perlu mencari makanan agar perut tidak keroncongan tengah malam. Di samping Hotel Grand Aru terdapat Warteg yang menyediakan hidangan Ayam Lalapan, Nasi Goreng, Mie Goreng dll. Makan ayam lalapan di warteg ini ditambah dengan  beberapa potong ikan asin yang namanya “ikan balobo”. Ikan balobo sangat terkenal di daerah dobo dan sering dijadikan oleh-oleh bila berpergian ke kota dobo.

lalapan-ikan-balobo

Ikan Balobo bentuknya tipis dengan rasa yang gurih dan renyah bila di goreng kemudian dihidangkan dengan sambal lalapan.

Malam ini terasa begitu kenyang dengan ayam lalapan dan ikan balobo, mengantarkan tidur malam yang pulas di Hotel Grand Aru. Kota Dobo.

Paginya sebelum bertolak menuju Bandara kembali lagi ke Kota Ambon Manise, Sarapan pagi dulu, kebetulan di depan Hotel Grand Aru terdapat warung makan yang menjual “Nasi Kuning”.

Nasi kuning dengan lauk pauk yang super lengkap karena ditambah dengan telur dan dendeng rusa menghias permukaan nasi kuning yang mengundang selera. Yang belum lapar pasti jadi lapar, yang lagi diet pasti membatalkan dietnya karena pesona nasi kuning yang begitu menggoda hati.. he he he…

nasi-kuning-aru

Saatnya menuju Bandara Rar Gwamar untuk kembali ke Ambon Manise menggunakan Pesawat Trigana Air.. Itulah sedikit cerita perjalanan perdana ke kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru yang walaupun singkat dapat memberi gambaran tentang kota Dobo. Baca Juga : GAMBARAN UMUM KABUPATEN KEPULAUAN ARU

Be the first to comment on "PERJALANAN PERDANA KE KOTA DOBO KABUPATEN KEPULAUAN ARU MALUKU"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*