LOGO LAMBANG DAERAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

pantai saumlakipantai saumlaki

Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang terletak di Kepulauan Tanimbar, dengan Pulau terbesar yaitu Pulau Yamdena memiliki luas keseluruhan 52.995,19 km2 yang terdiri dari wilayah daratan seluas 10.102,92 km2 (19,06 %) dan wilayah perairan seluas 42.892,28 km2 (80,94 %), Kecamatan yang memiliki wilayah terluas adalah Kecamatan Wertamrian yaitu 15.427,95 km2 (29,11% dari luas keseluruhan).

Kabupaten Maluku Tenggara Barat mempunyai LAMBANG DAERAH, sesuai PERATURAN DAERAH  NO. 39/SK/DPRD-MTB/2002, Tanggal 9 Nopember 2002.  dapat dilihat di bawah ini :

PETA-KABUPATEN-MALUKU-TENGGARA-BARAT

 

Nama Bentuk dan Arti Lambang :

  1. Lambang Daerah bernama Duan Lolat, merupakan suatu hukum adat tertinggi yang lahir dan hidup berdasarkan hak dan tanggung jawab timbal–balik antara keluarga pemberi dan keluarga penerima anak dara dalam berbagai aspek hidupmultidimensional masyarakat warga Maluku Tenggara Barat dimana saja berada yang aktual dan konseptual.
  1. Bentuk lambang daerah bersudut lima yang melambangkan Pancasila dasar Negara Kesatuan Republik indonesia

Di dalam Lambang daerah terdapat lukisan-lukisan yang merupakan unsur-unsur sebagai berikut:

A. Bintang

Melambangkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga menghantarkan cita-cita masyarakat Maluku Tenggara Barat menuju kejayaan.

B. Padi dan Kapas

Melambangkan kesuburan, kesejahteraan, dan kemakmuran sebagai wujud keadilan sosial bagi masyarakat

C. Laut

Melambangkan Kabupaten Maluku Tenggara Barat adalah kabupaten kelautan dengan penjelasan :

  • Kabupaten Maluku Tenggara Barat merupakan daerah kepulauan yang luas wilayahnya 88,4% terdiri dari laut dan sisanya 11,6% terdiri dari darat.
  • Laut juga melambangkan karakteristik, ekonomi, dan kehidupan sosial budaya mayarakat Maluku Tenggara Barat sebagai masyarakat maritim.

D. Perahu

Perahu selain mempunyai arti sebagai alat transportasi dan komunikasi antar pulau yang menggambarkan kehidupan masyarakat Maluku Tenggara Barat sejak dahulu kala, juga mempunyai arti sebagai suatu kebiasaan adat sesuai fungsi adat masing-masing sekaligus sebagai sarana persatuan dan kesatuan.

E. Tiga orang yang berada dalam perahu melambangkan tugas, kedudukan, dan fungsi masing-masing:

  • Yang berada paling depan dengan gelar atau nama Sorlury, yang artinya pemegang kompas, sebagai penunjuk arah
  • Yang berada pada posisi tengah dengan gelar atau nama Saritual, yang artinya pemegang kendali perlengkapan perahu.
  • Yang berada paling belakang dengan gelar atau nama Sormudin, yang artinya juru mudi perahu.

F. Mpampal

Mpampal atau tifa besar komando yang bertumpu pada tiga kaki menggambarkan masyarakat Maluku Tenggara Barat sejak dahulu telah mengetahui dan melaksanakan musyawarah mufakat. Jika Mpalmpal atau tifa dibunyikan menandakan adanya suatu komando musyawarah untuk mengambil satu keputusan, sedangkan tiga kaki Mpalmpal atau tifa melambangkan unsur adat, agama, dan pemerintah sebagai satu kesatuan yang melindungi dan mengayomi kehidupan masyarakat.

G. Kain Tenun

Kain tenun selain merupakan ciri khas kerajinan kebudayaan masyarakat Maluku Tenggara Barat, juga memiliki nilai-nilai adat yang sangat sakral dalam pelaksanaan adat istiadat.

H. Tombak

Tombak melambangkan keperkasaan dan patriotisme.

I. Lima Tali yang Mengikat Padi dan Kapas

Lima Tali yang Mengikat Padi dan Kapas melambangkan bahwa Kabupaten Maluku Tenggara Barat lahir dan terbentuk dengan landasan lima kecamatan.

 

 

Artikel Terkait :

 

Be the first to comment on "LOGO LAMBANG DAERAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*