GAMBARAN UMUM KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

pantai-tangsi-lombok-timur

1. Letak Geografis, Administratif dan Kondisi Fisik

  • Letak Geografis dan Administratif

Kabupaten Lombok Timur  termasuk dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah kabupaten di Pulau Lombok terletak pada 116º – 117º Bujur Timur dan 8º – 9º Lintang Selatan. Luas wilayah Kabupaten Lombok Timur 2.679,99 km2 yang terdiri dari daratan seluas 1.605,55 km2 (59,91% luas Lombok Timur) dan lautan seluas 1.074,33 km2 (40,09 % luas Lombok Timur). Dengan batas wilayah:

  • Sebelah Barat : Kab. Lombok Utara dan Lombok Tengah;
  • Sebelah Timur : Selat Alas;
  • Sebelah Utara : Laut Jawa;
  • Sebelah Selatan : Samudera Indonesia.

Luas wilayah Kabupaten Lombok Timur adalah 2.679,88 km² terdiri atas daratan seluas 1.605,55 km² (59,91 persen) dan lautan seluas 1.074,33 km² (40,09 persen). Luas daratan Kabupaten Lombok Timur mencakup 33,88 persen dari luas Pulau Lombok atau 7,97 persen dari luas daratan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pada Tahun 2014 luas daratan Kabupaten Lombok Timur yang digunakan sebagai lahan sawah seluas 47.312 Ha (29,47 persen) dan lahan kering seluas 113.243 Ha (70,53 persen).
Ketinggian topografi di Kabupaten Lombok Timur Cukup bervariasi mulai dari 0 meter diatas permukaan laut (mdpl) yang merupakan dataran pantai dibagian selatan Kabupaten Lombok Timur hingga 3.775 mdpl yang berupa areal pegunungan (kompleks Rinjani) di bagian utaranya. Sementara Ibu kota Kabupaten Lombok Timur yaitu Kota Selong memiliki ketinggian 148 meter dari permukaan laut.

PETA-ADMINISTRASI-KABUPATEN-LOMBOK-TIMUR

Gambar. Peta Administrasi Kabupaten Lombok Timur

Tabel. Luas Kecamatan Kabupaten Lombok Timur 2014

No Kecamatan Luas Wilayah

Area (Km2)

Persentase

(%)

1 Keruak 40,49 2,52
2 Jerowaru 142,78 8,89
3 Sakra 25,09 1,56
4 Sakra Barat 32,30 2,01
5 Sakra Timur 37,04 2,31
6 Terara 41,41 2,58
7 Montong Gading 25,66 1,60
8 Sikur 78,27 4,87
9 Masbagik 33,17 2,07
10 Pringgasela 134,26 8,36
11 Sukamulia 14,49 0,90
12 Suralaga 27,02 1,68
13 Selong 31,68 1,97
14 Labuhan Haji 49,57 3,09
15 Pringgabaya 136,20 8,48
16 Suela 115,01 7,16
17 Aikmel 122,92 7,66
18 Wanasaba 55,89 3,48
19 Sembalun 217,08 13,52
20 Sambelia 245,22 15,27
  Jumlah / Total 1.605,55 100,00

 

  • Iklim dan Curah Hujan

Seperti halnya wilayah Indonesia pada umumnya, iklim di Kabupaten Lombok Timur termasuk iklim tropis dengan temperatur berkisar 20°–33°C. Dampak pemanasan global yang terjadi beberapa kurun waktu terakhir menyebabkan perubahan iklim yang dapat dilihat dari curah hujan dan hari hujan yang berfluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Selama Tahun 2014, rata-rata curah hujan per bulan sebesar 102,5 mm dan rata-rata hari hujan per bulan adalah 7 hari hujan setiap bulannya.

  • Topografi

Berdasarkan topografi wilayah, Kabupaten Lombok Timur terletak pada ketinggian 0-3.726 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan ham paran dari utara ke selatan. Kemiringan lahan bervariasi mulai dari kelas kemiringan lereng antara 0–2 persen sampai kelas kemiringan lereng lebih dari 40 persen. Kemiringan lereng antara 0–2 persen mencakup daerahdaerah di sepanjang pantai yang terbentang mulai dari bagian utara ke arah timur hingga ke bagian selatan, sedangkan kemiringan lereng lebih dari 40 persen mencakup Pegunungan Rinjani yang terletak di bagian utara.
Berdasarkan klasifikasi Topografi, maka untuk kelerengan antara 0-2% atau daerah yang datar mencakup kecamatan Jerowaru, Keruak, Labuhan Haji dan Kecamatan Pringgabaya dengan luas keseluruhan mencapai 2.576 Ha. Untuk wilayah dengan kelerengan antara 2-15% dan merupakan kreteria kelerengan yang dominan di Kabupaten Lombok Timur, mencakup wilayah Kecamatan Sakra, Sakra Barat, Sakra Timur, Selong, Sukamulia, Suralaga, Terara, Montong Gading, Sikur, Masbagik, Pringgasela, Aikmel, Wanasaba, Suela dan Kecamatan Sambelia dengan luas keseluruhan wilayah sekitar 96.763 Ha, sedangkan untuk wilayah dengan kelerengan antara 15-40% mencakup sebagian wilayah Kecamatan Suela, dan sebagian wilayah Kecamatan Sembalun, adapun untuk wilayah yang paling curam dengan kelerengan >40% meliputi daerah pegunungan Rinjani yang ada di Kecamatan Sembalun dengan luas areal sekitar 13.810 Ha.

  • Geologi

Secara garis besar keadaan geologi di wilayah Kabupaten Lombok Timur di bagi menjadi tiga wilayah, yaitu wilayah Utara, wilayah Tenggara dan wilayah Selatan. Bebatuan yang ada sebagian besar berasal dari hasil kegiatan gunung berapi, yaitu dari aktivitas Gunung Rinjani dan Gunung Nangi.

Data geologi untuk Kabupaten Lombok Timur diambil dari Ree geologische Kaert Det Esland Lombok skala 1 : 200.000 tahun 1879. Berdasarkan data tersebut dapat dikemukakan luas masing-masing jenis bebatuan yang ada sebagai berikut :

  1. Vulkaniech seluas 284.445 Ha yang terdiri atas
    • Rendjanigebergte seluas 63.798 Ha
    • Vulkan Nangi seluas 57.864 Ha
    • Puinsteem Terein seluas 11.310 Ha, tersebar di Kabupaten Lombok Timur
    • Bataltlavastroom seluas 339 Ha tersebar di Kabupaten Lombok Timur
    • Amphibool Andesit Lavestroom seluas 678 Ha yang tersebar di Kabupaten Lombok Timur.
  2. Kwartaire Sedimenten seluas 8.693 Ha
  3. Krateeigwal, seluas 4.967 Ha
  4. Danau Segara Anak seluas 814 Ha

 

2. Potensi Sumberdaya Alam

  • Pertanian

Secara umum pola penggunaan lahan di Kabupaten Lombok Timur didominasi oleh lahan pertanian, hal ini terkait dengan matapencaharian penduduk yang sebagian besar bergerak dibidang pertanian dan tanaman pangan. Hingga tahun 2011 luas areal pertanian lebih kurang 45.317 Ha atau 25,1% dari luas seluruh wilayah Kabupaten Lombok Timur (Data luas areal pertanian terkini sedang dipetakan oleh Kementerian Pertanian RI). Berdasarkan sistem pengairannya, maka lahan pertanian yang ada di Kabupaten Lombok Timur dapat dibagi menjadi kawasan pertanian dengan sistem irigasi teknis, lahan pertanian dengan sistem irigasi setengah teknis dan pertanian yang menggunakan sistem tadah hujan.
Lahan pertanian yang menggunakan sistem irigasi teknis seluas 6.429 hektar dan akan dikembangkan menjadi 16.823 hektar. Kecamatan yang dalam pengolahan pertaniannya menggunakan sistem irigasi teknis adalah Kecamatan Terara, Sikur, Masbagik, Sukamulia, Pringgasela dan Kecamatan Aikmel. Akan tetapi secara umum di Kabupaten Lombok Timur sebagian besar areal pertaniannya masih menggunakan sistem irigasi sederhana dengan luasan 6.915,72 Ha, sedangkan kecamatan- kecamatan yang menggunakan sistem tadah hujan antar lain Kecamatan Sakra, sebagian Kecamatan Sakra Barat, sebagian Kecamatan Sakra Timur, Jerowaru, dan Kecamatan Keruak.
Akibat perbedaan sistem irigasi pada masing-masing wilayah kecamatan ini, maka secara tidak langsung berpengaruh pula terhadap pengembangan pola tanam dan jenis vegetasi yang dibudidayakan. Pada daerah-daerah yang sistem irigasinya teknis dan setengah teknis maka petani dapat bercocok tanam sepanjang tahun dengan pola padi- padi-palawija, sedangkan pada daerah yang menggunakan sistem irigasi tadah hujan pola yang dikembangkan adalah Padi-Palawija. Jenis palawiija yang dikembangkan di Lombok Timur meliputi tanaman sayur mayur berupa kacang panjang, tomat, dan kubis terkadang jenis tanaman palawija diganti dengan tanaman perkebunan berupa tanaman tembakau. Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi perubahan pola tanam akibat tingginya permintaan regional terhadap suplai tembakau, jika awalnya tanaman tembakau yang dikembangkan di Lombok Timur hanya digunakan untuk menyuplai kebutuhan lokal saja, namun setelah masuknya beberapa perusahaan rokok di Kabupaten Lombok Timur maka sebagian besar areal pertanian yang ada diarahkan untuk pengembangan tanaman tembakau. Kecamatan-kecamatan yang dikenal sebagai penyuplai tembakau di Lombok Timur antara lain Kecamatan Sikur, Terara, Montong Gading sebagian Kecamatan Masbagik, Aikmel dan Kecamatan Suralaga.

  • Perikanan

Perkembangan kawasan perikanan ditandai dengan adanya kampung-kampung nelayan yang berkembang sepanjang atau berdekatan dengan daerah pantai. Kabupaten Lombok Timur yang sebagian wilayahnya adalah daerah pantai, maka terdapat beberapa wilayah perikanan. Di wilayah Lombok Timur bagian timur yang berbatasan dengan Selat Alas dan Samudera Indonesia berkembang kawasan perikanan yang mencakup wilayah Kecamatan Pringgabaya dan Kecamatan Sambelia, sedangkan wilayah kecamatan pantai yang berada di Kabupaten Lombok Timur bagian selatan mencakup Kecamatan Labuhan Haji, kawasan perikanan yang dikenal berada di Desa Labuhan Haji dan Desa Suryawangi, Kecamatan Keruak mencakup Desa Tanjung Luar, Kecamatan Jerowaru kawasan perikanan yang terkenal berada di Desa Pemongkong.
Umumnya kawasan perikanan yang ada di Kabupaten Lombok Timur ditandai dengan adanya pasar ikan dan tempat pengeringan ikan. Lokasi pemasaran hasil ikan yang dominan di Lombok Timur bagian selatan berada di Desa Tanjung, Desa Labuhan Haji Kecamatan Labuhan Haji, berikutnya di Desa Rumbuk Kecamatan Sakra, sebagai imbas dari adanya kawasan perikanan di Tanjung Luar.
Pada kawasan perikanan yang memiliki tingkat produksi perikanan laut yang cukup tinggi seperti di Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak. Pada lokasi ini terdapat tempat pelelangan yang menyatu dengan tempat pengasapan dan pengeringan ikan.
Dalam pengembangannya kawasan perikanan yang ada di Lombok Timur terkendala dalam ketersediaan sarana dan prasarana pendukung perkembangan kawasan perikanan, seperti belum tersedianya tempat pelelangan ikan yang memadai, kalaupun tersedia maka terkait dengan pemeliharaan dan tingkat kebersihan dari lokasi yang ada.

  • Perkebunan

Sub-sektor tanaman perkebunan sebagian besar masih memanfaatkan lahan sawah terutama untuk perkebunan musiman. misalnya tembakau. Jenis tanaman perkebunan ini diusahakan di hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Lombok Timur. Pemanfaatan lahan digunakan secara bergantian antara musim tanam padi/palawija dan tembakau. Sedangkan untuk tanaman tahunan diusahakan di lahan kering dan terkonsentrasi di beberapa wilayah tertentu.

  • Peternakan

Usaha tani ternak sapi masih terus menjadi pilihan masyarakat Lombok Timur. meskipun berkarakter usaha kecil/ sampingan. Adanya program pemerintah NTB melalui “Bumi Sejuta Sapi” juga turut meningktakan usaha ternak sapi di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Sedangkan usaha unggas ayam potong dan ayam petelur kenyataannya membutuhkan modal yang memadai sehingga jumlah usahaterbatas.

  • Wisata Alam

Pantai Tangsi
Pantai Tangsi atau yang dikenal dengan Pantai Pink di Pulau Lombok,terletak di desa Sekaroh, kecamatan Jerowaru, kabupaten Lombok Timur. Pantai Tangsi merupakan sebuah destinasi wisata yang menarik dan patut untuk dikunjungi karena keunikannya, dan salah satu tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir pantai dengan warna pink. Wisatawan yang datang ke Pantai Pink ini dapat melakukan berbagai banyak kegiatan air, seperti snorkeling, memancing, dan menyelam, atau sekedar bersantai-santai dan berfoto-foto di tepi Pantai.

wisata-lomok-timur

Tanjung Ringgit
Tanjung Ringgit (Pantai Fotografer)berada di ujung Timur-Selatan Pulau Lombok. Dari Tanjung Ringgit ini para pengunjung juga dapat melihat keindahan Puncak Gunung Rinjani yang menjulang tinggi di kejauhan. Banyak aktivitas yang dapat wisatawan lakukan jika berkunjung ke Tanjung Ringgit ini, seperti berfoto-foto, menikmati sunrise dipagi hari yang sangat indah, serta menyusuri lereng perbukitan yang ada disekitar Tanjung Ringgit ini

Gili-Kondo
Gili Kondo merupakan Pulau kecil yang terletak di Perairan Kecamatan Sambelia. Di Gili Kondo wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan alam bawah laut dengan melakukan snorkeling.

Pantai Kaliantan
Pantai Kaliantan merupakan salah satu kawasan wisata yang terdapat dibagian Kabupaten Lombok Timur tepatnya di wilayah Kecamatan Jerowaru. Selain daya tarik panorama alam pantai Kaliantan, terdapat salah satu Atraksi Wisata yang di Pantai Kaliantan yaitu adanya kegiatan seremonial budaya berupa upacara Bau Nyale, yaitu pesta rakyat untuk menangkap hewan laut berupa atau mencari sejenis cacing laut. Acara ini biasanya berlangsung antara bulan Februari – Maret dimana hampir sebagian penduduk pulau Lombok datang ke pantai ini

Tanjung Bloam
Tanjung Bloam dekenal sebagai daerah konservasi penyu yang berhabitat disekitar tebing-tebing dan sepanjang garis pantai yang membentang dari ujung selatan dan Utara. Panorama keindahan alam di tempat ini sesekali akan diselingi oleh hilir mudiknya para nelayan sekitar. Lokasi Tanjung Bloam ini dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda empat untuk sampai ke lokasi tujuan.

Sembalun
Sembalun merupakan sebuah desa yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang luar biasa. Sembalun merupakan salah satu gerbang menuju puncak Gunung Rinjani dan danau Segara Anak, selain itu sembalun juga mempunyai banyak kebudayaan salah satunya adalah Bale Baleq yang merupakan kebudayaan dari masa lampau yang masih terus dilestarikan sampi sekarang

Otak Kokoq
Otak Kokoq merupakan objek wisata yang berada di Lunggu, Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading. Otak Kokoq terkenal dengan air terjunnya yang dipercaya dapat menyembuhan berbagai macam penyakit kulit. Untuk membuktikan adanya suatu penyakit pada seseorang air terjunnya akan berubah menjadi keruh seperti Lumpur, dan apabila airnya jernih maka tidak ada penyakit pada orang tersebut.

Air Terjun Jeruk Manis (Aiq Temer Waterfall)
Air Terjun Jeruk Manis atau yang dikenal dengan Aiq Temer Waterfall terletak di Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur, dekat dengan desa Tete Batu sekitar kaki Gunung Rinjani. Objek wisata ini berada pada ketinggian 600-1000 meter dari permukaan laut. Air terjun ini dikelilingi oleh pemandangan alam yang sungguh luar biasa. Air terjun dikelilingi oleh tumbuhan hijau yang lebat, dan terdapat fauna monyet hitam yang dikenal sebagai penghuni hutan tersebut.

 

3. Penduduk dan Tenaga Kerja

  • Penduduk

Jumlah penduduk Lombok Timur Tahun 2014 mencapai 1.153.773 jiwa, jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 0,92 persen jika dibandingkan jumlah penduduk tahun 2013.

Apabila dirinci menurut jenis kelamin, penduduk Lombok Timur Tahun 2014 terdiri dari 537.152 laki-laki dan 616.621 perempuan, dengan demikian rasio jenis kelamin penduduk Lombok Timur sebesar 87,11 artinya terdapat 87 laki-laki setiap 100 penduduk perempuan.

Penduduk Lombok Timur tersebar di 20 Kecamatan. Tiga kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak pada Tahun 2014 adalah Kecamatan Masbagik, Kecamatan Aikmel, dan Kecamatan Pringgabaya,. Sedangkan kecamatan dengan penduduk paling sedikit adalah Kecamatan Sembalun, Sambalia dan Kecamatan Sukamulia.
Dilihat dari kepadatan penduduk, kecamatan dikelompokkan kedalam tiga kategori kepadatan, yaitu:

  • Tinggi (>2.000 jiwa per km2) meliputi Sakra, Masbagik, Sukamulia dan Selong;
  • Sedang (1.000 – 2.000 jiwa per km2) meliputi Keruak, Sakra Barat, Sakra Timur, Terara, Montong Gading, Suralaga, Labuhan Haji dan Wanasaba.
  • Rendah (<1.000 jiwa per km2) meliputi Jerowaru, Sikur, Pringgasela, Pringgabaya, Suela, Aikmel, Sembalun dan Sambelia.

 

  • Tenaga Kerja

Struktur penduduk dapat dilihat dari beberapa hal yaitu komposisi berdasarkan umur, jenis kelamin dan mata pencaharian. Di lihat dari umur penduduk, Kabupaten Lombok Timur termasuk kategori struktur intermediate (peralihan umur muda ke umur tua). Dimana lebih dari 30 per-sen penduduk berusia di bawah umur 15 tahun dan penduduk usia 65 tahun ke atas kurang dari 10 persen. Sehingga rasio ketergantungan juga cukup tinggi sekitar 56. Di mana 100 orang usia produktif menanggung beban hidup 56 orang usia tidak dan belum produktif.
Menurut pekerjaan, penduduk Lombok Timur Tahun 2014 usia 15 tahun keatas dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  • Pertanian : 40,79 %,
  • Industri pengolahan : 12,65 %,
  • Perdagangan : 20,12%,
  • Jasa-jasa : 16,33 %,
  • Lainnya : 10,10 %.

 

4. Perekonomian

Salah satu indikator ekonomi makro untuk menggambarkan kondisi perekonomian suatu wilayah adalah data statistik PDRB dan turunannya meliputi volume total PDRB, pertumbuhan sektoral, pertumbuhan ekonomi maupun PDRB per kapita. Indikator ini berkaitan dengan kinerja ekonomi sektor riil. Sementara pemantauan terhadap sektor moneter dapat dilihat dari sejumlah indikator perbankan seperti suku bunga kredit perbankan dan lain-lain.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah ukuran kemampuan perekonomian/ekonomi daerah menghasilkan nilai tambah dari adanya aktifitas kegiatan ekonomi diseluruh sektor selama waktu satu tahun. Selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir memiliki trend pergerakan positif dengan capaian rata-rata sebesar 5,6%.

PDRB Kabupaten Lombok Timur adh berlaku pada Tahun 2014 mencapai 12,87 triliun rupiah. mengalami peningkatan sekitar 1,34 triliun rupiah dibanding tahun 2013 yang mencapai 11,53 triliun rupiah. Sementara nilai PDRB atas dasar harga konstan 2010. pada Tahun 2014 telah mencapai 11,25 triliun rupiah atau mengalami pertumbuhan sebesar 4,93 persen dibanding tahun 2013 yang mencapai 10,72 triliun rupiah.
Peranan sektor dalam pembentukan PDRB berbeda-beda menurut kapasitas dan skala kegiatan ekonomi pada sektor-sektor yang bersangkutan. Pemberdayaan sumber daya dan tingkat pemanfaatan membuat kemampuan menciptakan nilai tambah pada sektor-sektor ekonomi tersebut tidak sama. Dengan demikian share sektor dalam perekonomian bersifat lebih permanen, namun dapat berubah sedemikian rupa melalui pendekatan pengembangan yang berhasil. Kontribusi masing-masing sektor terhadap PDRB tahun 2014 yaitu : sektor pertanian, kehutanan dan perikanan 27,96 %, pertambangan dan penggalian 6,34%, industri pengolahan 8,88 %, Pengadaan Listrik dan Gas 0,06 %, Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 0,08 %, Konstruksi 10,82 %, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Motor Sepeda 15,67 %, Transportasi dan Pergudangan 4,41 %, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,97 %, Informasi dan Komunikasi 1,76 %, Jasa Keuangan dan Asuransi 2,34 %, Real Estate 3,63 %, Jasa Perusahaan 00,11 %, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Wajib Sosial 7,71 %, Jasa Pendidikan 5,18 %, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2,11 %, Jasa lainnya 1,97 %.

 

5. Infrastruktur

  • Transportasi

Pembangunan pada sektor transportasi khususnya jalan dan jembatan ditangani melalui program pemeliharaan untuk jalan yang mengalami kerusakan antara 20 – 50 % sedangkan untuk kerusakan antara 50 – 100 % akan ditangani melalui program peningkatan jalan dan jembatan. Pelaksanaan program tersebut tidak lepas dari aspirasi yang kuat dari masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut maka pemerintah Daerah menetapkan sasaran pembangunan pada sektor transportasi berupa tercapainya kondisi jalan mantap. Sasaran tersebut didukung dengan kebijakan memelihara/ mempertahankan (meningkatkan kondisi) jalan dan jembatan yang diprogramkan melalui rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan serta Pembangunan/peningkatan jalan dan jembatan. Jalan yang ada di Kabupaten Lombok Timur terdiri dari jalan nasional. jalan provinsi, jalan kabupaten dan jalan desa. Panjang jalan berdasarkan status jalan sebagai berikut :

Tabel. Status Jalan di Kabupaten Lombok Timur

Indikator Kinerja

Sasaran/Program

Satuan Realisasi (Tahun)
2008 2009 2010 2011 2012
a   Nasional

b   Provinsi

c   Kabupaten

d   Desa/lokal

km

km

km

km

48,10

220,56

732,97

1.511,78

48,10

220,56

732,97

1.511,78

33,07

214,64

1.079,49

1.299,69

33,07

214,64

1.079,49

1.299,69

44,90

214,64

1.079,49

1.299,69

Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Kab. Lombok Timur, 2008-2012

Sampai tahun 2014 Kabupaten Lombok Timur memiliki Jalan Negara sepanjang 48,100 km dan kondisi sangat baik. Jalan Provinsi 220,560 km. dan dalam kondisi baik. Jalan Kabupaten, panjang 1.073,9 km, kondisi baik 268 km, sedang 139,607 km.

  • Dermaga

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelancaran transportasi telah dibangun 4 buah dermaga yaitu Pelabuhan Kanyangan di Labuhan Lombok, Dermaga Labuhan Haji, Dermaga Tanjung Luar dan Dermaga Telong-elong di Jerowaru.

  • Bendungan dan Irigasi

Dilakukan Ground Breacking pada tgl 27 Mei 2011 dan Initial Impounding pada tgl 14 Oktober 2014. Bendungan ini akan mampu mengairi lahan pertanian di 6 kecamatan di wilayah selatan Lombok Timur seluas 17.567 Hektar. Selain itu terdapat 997 buah embung rakyat sebagai cadangan air untuk kebutuhan pertanian dan Panjang saluran irigasi tingkar usaha tani 39.075 m.

 

6. Rencana Pengembangan

Dikaitkan dengan fungsi strategis, struktur dan pola ruang, maka kawasan prioritas yang akan dikembangkan difokuskan pada konteks pengembangan Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lombok Timur yaitu :

a. Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Untuk Kepentingan Ekonomi, meliputi:

  1. Kawasan pengembangan perkotaan selong merupakan pusat permukiman dan industri, meliputi Kecamatan Selong, sebagian Kecamatan Labuhan Haji, sebagian Kecamatan Sukamulia, dan sebagian Kecamatan Masbagik, sebagian Kecamatan Pringgasela dan sebagian Kecamatan Sakra
  2. Penetapan kawasan agropolitan Sembalun meliputi Kecamatan Sembalun dengan sektor unggulan hortikultura;
  3. Kawasan sentra produksi peternakan dan pertanian Aikmel-Wanasaba meliputi Kecamatan Aikmel dan sebagian Kecamatan Wanasaba dengan sektor unggulan ternak sapi dan sektor unggulan jagung; dan
  4. Penetapan kawasan minapolitan Keruak-Jerowaru meliputi wilayah Kecamatan Keruak dan Kecamatan Jerowaru dengan sektor unggulan perikanan dan pariwisata.

b. Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Untuk Kepentingan Sosial Budaya, meliputi:

  1. kawasan makam Selaparang di Kecamatan Suela dan kawasan Makam Kenaot di Kecamatan Sakra; dan
  2. kawasan rumah adat tradisional di Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Suela.

c. Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Untuk Kepentingan Lingkungan Hidup, meliputi:

  1. kawasan Kebun Raya Lombok di Lemor Kecamatan Suela; dan
  2. kawasan ekosistem hutan Sambelia di Kecamatan Sambelia.

 

LOGO-KABUPATEN-LOMBOK-TIMURLogo KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Arti Logo Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

  • Bentuk Perisai Segi Lima berwarna kuning dan hitam melambangkan seni dan budaya yang berdasarkan Pancasila
  • Bintang Persegi Lima berwarna kuning emas melambangkan Tuhan Yang Maha Esa
  • Padi dan Kapas, padi berwarna kuning, kapas berwarna hijau dan putih melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan
  • Bunga Teratai bersegi lima berwarna putih melambangkan kesucian yang berdasarkan Pancasila
  • Gunung yang berwarna biru tua dan berasap
  1. Gunung melambangkan gunung Rinjani merupakan gunung tertinggi di Lombok Timur yang mengandung arti kebesaran jiwa membangun kejayaan
  2. Asap menandakan gunung berapi yang berarti melambangkan jiwa masyarakat Lombok Timur yang dinamis
  • Dataran berwarna hijau dibawah gunung adalah dataran yang melambangkan daerah yang bersifat agraris
  • Tugu bertangga lima tingkat berwarna kuning melambangkan semangat perjuangan masyarakat Lombok Timur dalam membela dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan jiwa patriotisme Pancasila
  • Roda bergigi dua belas berwarna putih melambangkan usaha pemerintah dan rakyat yang tak henti-hentinya untuk mencapai masyarakat adil dan makmur
  • Pita berwarna putih melambangkan kedaulatan dan kebesaran Negara Republik Indonesia
  • Pita bertuliskan Patuh Karya adalah motto Kabupaten Lombok Timur

Saat terbentuknya Kabupaten Lombok Timur pada tanggal 27 Desember 1958 dinyatakan dengan jumlah:

  • Kapas sebanyak 27 buah
  • Gigi Roda sebanyak 12 buah
  • Padi sebanyak 58 buah.

Be the first to comment on "GAMBARAN UMUM KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*