BEBERAPA TIPE HUTAN DI SERAM TIMUR PROVINSI MALUKU

tipe-hutan-seram-timur-1

Tipe hutan pada wilayah Seram Timur Provinsi Maluku termasuk dalam klasifikasi hutan hujan tropis memiliki karakteristik dengan spesies tumbuhan relatif tinggi, golongan pepohonan besar dan kecil. Ada beberapa wilayah Seram Timur merupakan bekas tebangan areal HPH Prima Bumi Sakti Daya yang telah ditinggalkan termasuk dalam hutan sekunder dan sementara terjadi proses suksesi regenerasi hutan menuju stabilitas ekosistem.

Hutan-hutan Seram Timur terdiri dari beberapa tipe ekosistem yaitu ekosistem mangrove, hutan pantai, hutan rawa dan hutan hujan dataran rendah. Batas tipe-tipe ekosistem ini dapat dibedakan seperti hutan mangrove dan hutan pantai berada di pesisir pantai, sedangkan hutan rawa berada pada daerah yang datar tergenang musiman saat musim hujan. Hutan dataran rendah memiliki topografi datar sampai berbukit, serta kondisi ekosistem hutan yang ditandai oleh bentuk relief yang terjal atau terkadang bergelombang.

Formasi ekosistem hutan merupakan tipe atau bentuk susunan ekosistem hutan yang terjadi akibat adanya pengaruh lingkungan yang dominan terhadap pembentukan dan perkembangan komunitas dalam ekosistem. Berdasarkan faktor lingkungan, maka ekosistem hutan dikelompokkan menjadi 2 (dua) yakni formasi klimatis dan formasi edafis.

Formasi klimatis adalah formasi hutan yang dalam pembentukannya sangat dipengaruhi unsur-unsur iklim seperti temperatur, kelembaban udara, intensitas cahaya dan angin. Salah satu tipe hutan yang sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur tersebut di atas adalah ekosistem hutan hujan tropika (tropical rain forest). Tipe hutan tersebut terjadi oleh vegetasi klimaks dan memiliki ciri-ciri : wilayah dengan curah hujan 2.000 mm s.d. 4.000 mm per tahun, rata-rata kelembaban udara 80 % serta memiliki stratum tajuk yang berlapis.

Formasi hutan yang dalam pembentukannya sangat dipengaruhi oleh keadaan tanah, misalnya sifat-sifat fisika, sifat kimia, dan sifat biologi tanah, serta kelembaban tanah termasuk dalam formasi edafis. Ekosistem hutan yang termasuk ke dalam formasi edafis, yaitu hutan mangrove dan hutan pantai. Untuk ekosistem hutan ini pembentukan dan pertumbuhannya kurang terpengaruh oleh faktor iklim seperti curah hujan dan penyinaran matahari.

Hutan-hutan pada wilayah Seram Timur dapat diklasifikasikan dalam beberapa tipe ekosistem hutan antara lain :

1. Hutan Mangrove

Hutan Mangrove berada pada pesisir pantai dan muara-muara sungai yang memiliki salinitas air payau tergenang secara periodik, dengan habitat berlumpur didominasi oleh jenis-jenis Rhizophora sp, Sonneratia sp, Avicennia sp, Bruguiera sp, Ceriops sp, Xylocarpus sp dan jenis-jenis lainnya.

 

hutan-mangrove-seram-timurGambar. Hutan Mangrove

2. Hutan Pantai

Tipe Hutan pantai tumbuh di pesisir pantai tetapi berbeda dengan hutan mangrove, hutan pantai tumbuh pada habitat yang berpasir terdiri dari 2 (dua) zonasi yaitu Zona Baringtonia dan Zona Ipomea pre-casprea.  Jenis-jenis yang mendominasi hutan pantai pada daerah Seram Timur adalah kasuari (Casuarina equasetifolia), waru (Hibiscus tiliaceus), bintangur (Calophyllum inophyllum), dan hutong (Baringtiona asiatica).

 

hutan-pantai-seram-timurGambar. Hutan Pantai Seram Timur

 

3. Hutan Rawa

Beberapa ciri dari tipe ekosistem hutan rawa adalah ekosistem hutan yang terpengaruh oleh iklim, terdapat pada daerah dengan kondisi tanah yang selalu tergenang air tawar atau tergenang secara periodik, pada daerah yang terletak di belakang hutan mangrove dengan jenis tanah aluvial, dan kondisi aerasinya buruk. Jenis-jenis yang mendominasi hutan rawa adalah kinar (Kleinhovia hospita), giyawas hutan/binuang laki (Duabanga molucana), kayu merah (Eugenia sp), samama (Anthocephalus macrophyllus), kayu marsegu, palaka (Octomeles sumatrana), beringin (Ficus sp), kayu burung (Eleaocarpus sp), nibong (Oncosperma sp), sagu (Metroxylon sp), kayu loreng (Eucaliptus degulpta), dan lain-lain.

 

hutan-rawa-seram-timurGambar. Hutan Rawa Seram Timur

4. Hutan Sekunder Dataran Rendah

Hutan sekunder adalah hutan yang terbentuk kembali akibat adanya gangguan alam atau campur tangan manusia seperti pengebangan sehingga hutan mengalami perubahan secara struktur dan komposisi.  Hutan-hutan bekas tebangan termasuk dalam hutan sekunder yang sedang mengalami proses suksesi menuju tahap klimaks. Kawasan Hutan yang terdapat pada Seram Timur seperti kawasan hutan produksi (HP) dan kawasan produksi terbatas (HPT) merupakan areal yang telah mengalami campur tangan manusia seperti penebangan, perkebunan, dan pemukiman sehingga areal-areal ini digolongkan dalam hutan sekunder.

hutan-sekunder-seram-timurGambar. Hutan Sekunder Dataran Rendah Seram Timur

Jenis-jenis yang mendominasi hutan sekunder dataran rendah pada Kawasan hutan Seram Timur adalah : kenari (Canarium sylvestre), kayu merah (Eugenia sp), belo hitam (Diospyros pilosanthera), kayu nani (Metrosideros sp), gosale (Eugenia sp), dan lain-lain.

Be the first to comment on "BEBERAPA TIPE HUTAN DI SERAM TIMUR PROVINSI MALUKU"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*